Alasan mengapa wanita sulit mendapatkan pasangan
Cara Praktis Untuk Memikat Hati Siapapun Yang Anda Inginkan
bbm-csindah

Alasan Mengapa Wanita Sulit Mendapatkan Pasangan

Saya yakin setiap wanita, termbakuk Anda pasti ingin punya pasangan. Pasangan yang baik, bertanggung jawab, dan juga tulus mencintai Anda apa adanya. Bukan karena ada apanya. Namun, untuk bisa mendapatkan pasangan seperti itu, tentunya tak semudah membalikkan telapak tangan. Buktinya, di luaran sana banyak sekali wanita sulit mendapatkan pasangan yang ia idam-idamkankan.  Mengapa bisa seperti itu?

Berikut ini ada 3 alasan mengapa wanita sulit mendapatkan pasangan idaman:

1. Terjebak Dalam Zona Nyaman

Banyak wanita yang terjebak dalam zona nyaman. Nyaman dengan status single-nya. Nyaman dengan keadaannya yang biasa-biasa saja. Ini bisa karena ia malas bergaul, PDKT dan mencari pasangan. Logikanya sederhana. Apabila Anda tidak punya lingkaran pergaulan, otomatis tidak ada orang yang bisa Anda dekati. Dan apabila tidak ada yang bisa Anda dekati, ya jangan harap Anda bisa punya pasangan. Apalagi pasangan yang Anda idamkan.

Zona nyaman ini juga berpengaruh terhadap kualitas diri Anda yang biasa-biasa saja. Tak ingin berusaha mengubah diri Anda menjadi lebih baik. Apabila lingkaran sosial Anda dikelilingi oleh wanita-wanita menarik, Anda harus tunggu wanita-wanita menarik ini habis dahulu, baru pria-pria terpaksa memilih Anda.

Cobalah keluar dari zona nyaman Anda. Dan bergaulah dengan banyak pria yang menarik. Silahkan Anda pasif dan hanya duduk manis menunggu bila Anda paras cantik, menarik, dan terkenal seperti artis. Tapi, bila tidak demikian, jangan harap pangeran berkuda putih akan datang sendiri ke rumah Anda seperti kisah dongeng. Jangan mimpi.

2. Jalan Di Tempat

Hal yang satu ini memang terjadi karena adanya pihak lain yang memberikan pengaruh buruk.. Misalnya, pengalaman mbaka lalu atau belum juga move on dari mantan terdahulu. Akibatnya, banyak pria yang awalnya ingin PDKT malah menjauh karena hal tersebut.

Sederhana sekali. Pria berkualitas hanya akan mencari hubungan menyenangkan untuk dibina. Dia tidak punya waktu meladeni permintaan Anda untuk membuktikan diri karena Anda takut disakiti. Dia tidak punya waktu meladeni tingkah Anda yang minta diyakinkan ini dan itu. Dia akan segera sadar bahwa ada banyak wanita lain yang sudah siap untuk menjalani hubungan dewasa dan menyenangkan. Ucapkan selamat jalan kepadanya sambil menatap punggungnya berlalu.

Bila sudah lelah mengalami hal tersebut, belajarlah untuk membuka hati. Belajar bangun kembali kepercayaan dalam diri Anda untuk bisa percaya pada diri sendiri dan orang lain.

3. Terlalu Sibuk

Zaman telah merubah semuanya, termbakuk wanita. Di zaman modern ini, banyak kaum wanita lebih memilih berkarir ketimbang memusingkan pasangan. Biasanya, semakin sukses karir dan jabatan seorang wanita, maka akan berbanding terbalik dengan kehidupan romansanya. Mengapa bisa seperti itu?

Seorang wanita yang berkarir dan punya jabatan yang tinggi seringkali menganggap dirinya mampu melakukan apapun tanpa kehadiran pria. Mempunyai jabatan dan gaji yang tinggi pasti memerlukan waktu yang banyak dan juga tanggung jawab yang besar untuk mengurus semua pekerjaan itu. Akibatnya, kehidupan sosial seringkali tidak terurus. Lingkaran sosial hanya sebatas lingkungan kantor saja. Dan pergaulannyapun terbatas karena tidak punya waktu.

Selain itu, ada banyak pria yang minder untuk mendekatinya. Karena penghasilan mereka lebih kecil daripada si wanita karir. Akibatnya, pria yang berani mendekatinyapun terbatas. Hanya kalangan pria-pria yang lebih sukses daripada dia. Yang biasanya sudah tua atau sudah punya pasangan. Atau pria nekad yang punya kepercayaan diri tinggi saja.

Punya karir itu baik. Namun, jangan sampai melupakan pergaulan dan kehidupan sosial Anda. Dengan tetap memperluas lingkaran sosial dan bergaul, maka Anda akan menemukan banyak pria yang menarik, dan itu adalah kesempatan mendapatkan pasangan. Pasangan yang Anda idam-idamkankan untuk mendampingi Anda. Seumur hidup Anda.